Selasa, 19 November 2013

Priest Ch. 2

Title : Priest
Author : Just Hagi
Cast :
EXO
TVXQ (include JYJ)
Super Junior Yesung
Super Junior Donghae
Super Junior Kyuhyun
Super Junior Leeteuk (cameo)
SNSD Taeyeon (cameo)
__________________________________________________________________________
Chapter 2
Kali ini tidak akan kulepaskan kau...
Tidak akan kubiarkan kau menginjakkan kakimu di bumi lagi....
____
 
Memangnya senior tidak pernah memberitahumu kalau vampire yang menghabisi orangtuamu?”

Sunyi.

Baik Chanyeol maupun Kris tidak ada yang bersuara. Mata Chanyeol terbelalak, mendadak tubuhnya gemetar hebat. “Tidak,” suara Chanyeol bergetar, “tidak ada satupun yang memberitahuku.”
Kris menghela napas. “Kurasa sekarang waktu yang tepat untuk memberitahumu soal ini,” ujarnya tenang, “cepat atau lambat kau pasti akan tahu soal ini.”

Tubuh Chanyeol mendadak lemas. Dia jatuh duduk di kursi, napasnya memburu tak beraturan. “Aku pergi dulu,” kata Kris, menepuk pelan pundak Chanyeol, “tenangkan dirimu. Kalau sudah, kau susul kami di lapangan.” Kris mudur, perlahan berjalan meninggalkan Chanyeol.

Chanyeol masih gemetar, perlahan tangisnya pecah. Dia sama sekali tidak memahami kenapa orangtuanya harus mati di tangan vampire. “Apa salah orangtuaku sampai mereka dibantai vampire?” dia terisak.

Setelah beberapa saat, perlahan tangisnya mereda. Di sela isakannya, matanya tidak lagi menampakkan kesedihan, melainkan sorot penuh kemarahan. “Lihat saja,” Chanyeol menggeram, “akan kuhabisi mereka semua dengan tanganku sendiri. Kaum biadab!’ Chanyeol meraih revolvernya, berjalan menuju lapangan dengan dendam dan kemarahan membuncah di dadanya.

____
 
Angin berhembus, menerbangkan debu kemana-mana. Terdengar suara berderit di pintu sebuah rumah, suaranya bercampur dengan desiran angin sehingga menimbulkan efek suara seperti jeritan.

Yesung menatap tajam rumah itu, matanya menatap ke sekelilingnya. Rumah itu sepertinya sudah hampir rusak, mungkin sekali dorong rumah itu akan roboh. Perlahan Yesung mendekat, melirik dingin tumpukan abu di depan rumah itu.

“Hyung.”

Yesung melirik sekilas, lalu kembali menatap rumah itu. “Ada apa, Kyu?” tanya Yesung dengan suara dinginnya. “Aku sudah tahu dimana anak itu,” jawab Kyuhyun, “dua orang itu yang membawanya.”

“Jadi dia belum mati?” tanya Yesung.

“Dia sudah tumbuh menjadi pria dewasa,” jawab Kyuhyun, “dia dididik untuk memusuhi kaum kita, menjadi kaum Priest. Dia tumbuh dengan baik, bahkan dia lebih tinggi daripada kau dan Donghae Hyung.”

Yesung tidak tertawa mendengar lelucon Kyuhyun yang terdengar kurang ajar itu. “Terimakasih, Kyu,” ucapnya pelan. Sesaat kemudian dia mendesis, “Park Chanyeol. Kali ini tidak akan kulepaskan kau. Tidak akan kubiarkan kau menginjakkan kakimu di bumi lagi.”

___
 
Yunho berdiri sambil bersandar di dinding, mengamati anak-anak didiknya berlatih membasmi vampire. Matanya dengan cepat dan jeli mengamati satu persatu anak didiknya, menganalisa kelemahan dan kekuatan mereka.

Matanya berhenti kala menatap sosok Chanyeol. Dia melihat pemuda itu terpisah atau mungkin memisahkan diri dari yang lain, berlatih sendirian. Dia menembakkan peluru revolvernya kearah manekin vampire buatan pendahulu Yunho, membelakangi yang lain.

Yunho mengernyit. Dia merasa ada yang aneh dengan sikap Chanyeol. Tidak biasanya Chanyeol memisahkan diri dari yang lain seperti sekarang. Yunho terus mengamati Chanyeol, menyadari kemampuan menembak Chanyeol meningkat jauh lebih baik daripada sebelumnya.

Chanyeol berbalik, membuat Yunho terkejut melihat ekspresi wajah Chanyeol. Dingin dan penuh kebencian. Dia bisa melihat kilatan amarah di mata Chanyeol yang membungkuk mengambil busur dan anak panahnya di rumput. Saat mata mereka bertatapan, Yunho semakin terbelalak. Dia terkejut dan sedikit bingung saat Chanyeol menatapnya dengan tatapan marah dan benci seakan-akan Yunho barusaja membuat kesalahan kepada pemuda jangkung itu. Chanyeol membuang muka dengan cepat, menembakkan anak panahnya kearah manekin di depannya.

‘Ada apa dengan anak itu?’ batin Yunho, ‘tidak biasanya dia bersikap seperti ini. Mungkinkah dia sedang memikirkan sesuatu?’ Yunho menghela napas, kembali mengamati yang lain. Tapi mendadak pikirannya mulai kacau. Dia bingung dengan sikap aneh Chanyeol, bahkan dengan tatapan matanya yang tidak biasa. Yunho kembali menoleh kearah manekin, terkejut saat Chanyeo, tidak ada lagi ditempatnya. Yunho celingukan mencari sosok Chanyeol, tapi tak jua dilihatnya. “Changmin-ah,” panggil Yunho, “awasi yang lain. Aku ada urusan.”

Yunho berlari ke arah kastil, mencari Chanyeol. Dia khawatir Chanyeol akan melakukan tindakan bodoh kalau dibiarkan sendirian. Yunho menyusuri lorong, mengecek setiap ruangan dengan harapan Chanyeol ada didalam salah satu ruangan.

Yunho berlari hingga ujung lorong, berhenti sejenak. Yunho menoleh ke kiri, bernapas lega mendapati Chanyeol berdiri di depan sebuah lukisan unicorn berukuran karpet di ujung lorong sebelah kiri, diam seperti patung.

“Chanyeol-ah,” panggil Yunho sambil melangkah mendekat, “apa kau sedang kurang enak badan? Kalau kau membutuhkan sesuatu, kau bisa….”

“Kenapa kau tidak memberitahuku?”
_______________________________________________
Oke, ini adalah Chapter dua dari Priest.... ini juga file lama, baru aku post setelah aku yakin bakal post yang ini.... semoga kalian semua suka.... jangan lupa untuk komentar.... share boleh, tapi take out with full credits... jangan diplagiat ya.... gomawo....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar