Title : Priest
Author : Just Hagi
Cast :
EXO
TVXQ (include JYJ)
Super Junior Yesung
Super Junior Donghae
Super Junior Kyuhyun
Super Junior Leeteuk (cameo)
SNSD Taeyeon (cameo)
__________________________________________________________________________
Chapter 2
Kali ini tidak akan kulepaskan kau...
Tidak akan kubiarkan kau menginjakkan kakimu di bumi lagi....
____
“Memangnya
senior tidak pernah memberitahumu kalau vampire yang menghabisi
orangtuamu?”
Sunyi.
Baik
Chanyeol maupun Kris tidak ada yang bersuara. Mata Chanyeol
terbelalak, mendadak tubuhnya gemetar hebat. “Tidak,” suara
Chanyeol bergetar, “tidak ada satupun yang memberitahuku.”
Kris
menghela napas. “Kurasa sekarang waktu yang tepat untuk
memberitahumu soal ini,” ujarnya tenang, “cepat atau lambat kau
pasti akan tahu soal ini.”
Tubuh
Chanyeol mendadak lemas. Dia jatuh duduk di kursi, napasnya memburu
tak beraturan. “Aku pergi dulu,” kata Kris, menepuk pelan pundak
Chanyeol, “tenangkan dirimu. Kalau sudah, kau susul kami di
lapangan.” Kris mudur, perlahan berjalan meninggalkan Chanyeol.
Chanyeol
masih gemetar, perlahan tangisnya pecah. Dia sama sekali tidak
memahami kenapa orangtuanya harus mati di tangan vampire. “Apa
salah orangtuaku sampai mereka dibantai vampire?” dia terisak.
Setelah
beberapa saat, perlahan tangisnya mereda. Di sela isakannya, matanya
tidak lagi menampakkan kesedihan, melainkan sorot penuh kemarahan.
“Lihat saja,” Chanyeol menggeram, “akan kuhabisi mereka semua
dengan tanganku sendiri. Kaum biadab!’ Chanyeol meraih revolvernya,
berjalan menuju lapangan dengan dendam dan kemarahan membuncah di
dadanya.
____
Angin
berhembus, menerbangkan debu kemana-mana. Terdengar suara berderit di
pintu sebuah rumah, suaranya bercampur dengan desiran angin sehingga
menimbulkan efek suara seperti jeritan.
Yesung
menatap tajam rumah itu, matanya menatap ke sekelilingnya. Rumah itu
sepertinya sudah hampir rusak, mungkin sekali dorong rumah itu akan
roboh. Perlahan Yesung mendekat, melirik dingin tumpukan abu di depan
rumah itu.
“Hyung.”
Yesung
melirik sekilas, lalu kembali menatap rumah itu. “Ada apa, Kyu?”
tanya Yesung dengan suara dinginnya. “Aku sudah tahu dimana anak
itu,” jawab Kyuhyun, “dua orang itu yang membawanya.”
“Jadi
dia belum mati?” tanya Yesung.
“Dia
sudah tumbuh menjadi pria dewasa,” jawab Kyuhyun, “dia dididik
untuk memusuhi kaum kita, menjadi kaum Priest. Dia tumbuh dengan
baik, bahkan dia lebih tinggi daripada kau dan Donghae Hyung.”
Yesung
tidak tertawa mendengar lelucon Kyuhyun yang terdengar kurang ajar
itu. “Terimakasih, Kyu,” ucapnya pelan. Sesaat kemudian dia
mendesis, “Park Chanyeol. Kali ini tidak akan kulepaskan kau. Tidak
akan kubiarkan kau menginjakkan kakimu di bumi lagi.”
___
Yunho
berdiri sambil bersandar di dinding, mengamati anak-anak didiknya
berlatih membasmi vampire. Matanya dengan cepat dan jeli mengamati
satu persatu anak didiknya, menganalisa kelemahan dan kekuatan
mereka.
Matanya
berhenti kala menatap sosok Chanyeol. Dia melihat pemuda itu terpisah
atau mungkin memisahkan diri dari yang lain, berlatih sendirian. Dia
menembakkan peluru revolvernya kearah manekin vampire buatan
pendahulu Yunho, membelakangi yang lain.
Yunho
mengernyit. Dia merasa ada yang aneh dengan sikap Chanyeol. Tidak
biasanya Chanyeol memisahkan diri dari yang lain seperti sekarang.
Yunho terus mengamati Chanyeol, menyadari kemampuan menembak Chanyeol
meningkat jauh lebih baik daripada sebelumnya.
Chanyeol
berbalik, membuat Yunho terkejut melihat ekspresi wajah Chanyeol.
Dingin dan penuh kebencian. Dia bisa melihat kilatan amarah di mata
Chanyeol yang membungkuk mengambil busur dan anak panahnya di rumput.
Saat mata mereka bertatapan, Yunho semakin terbelalak. Dia terkejut
dan sedikit bingung saat Chanyeol menatapnya dengan tatapan marah dan
benci seakan-akan Yunho barusaja membuat kesalahan kepada pemuda
jangkung itu. Chanyeol membuang muka dengan cepat, menembakkan anak
panahnya kearah manekin di depannya.
‘Ada
apa dengan anak itu?’ batin Yunho, ‘tidak biasanya dia bersikap
seperti ini. Mungkinkah dia sedang memikirkan sesuatu?’ Yunho
menghela napas, kembali mengamati yang lain. Tapi mendadak pikirannya
mulai kacau. Dia bingung dengan sikap aneh Chanyeol, bahkan dengan
tatapan matanya yang tidak biasa. Yunho kembali menoleh kearah
manekin, terkejut saat Chanyeo, tidak ada lagi ditempatnya. Yunho
celingukan mencari sosok Chanyeol, tapi tak jua dilihatnya.
“Changmin-ah,” panggil Yunho, “awasi yang lain. Aku ada
urusan.”
Yunho
berlari ke arah kastil, mencari Chanyeol. Dia khawatir Chanyeol akan
melakukan tindakan bodoh kalau dibiarkan sendirian. Yunho menyusuri
lorong, mengecek setiap ruangan dengan harapan Chanyeol ada didalam
salah satu ruangan.
Yunho
berlari hingga ujung lorong, berhenti sejenak. Yunho menoleh ke kiri,
bernapas lega mendapati Chanyeol berdiri di depan sebuah lukisan
unicorn berukuran karpet di ujung lorong sebelah kiri, diam seperti
patung.
“Chanyeol-ah,”
panggil Yunho sambil melangkah mendekat, “apa kau sedang kurang
enak badan? Kalau kau membutuhkan sesuatu, kau bisa….”
“Kenapa
kau tidak memberitahuku?”
_______________________________________________
Oke, ini adalah Chapter dua dari Priest.... ini juga file lama, baru aku post setelah aku yakin bakal post yang ini.... semoga kalian semua suka.... jangan lupa untuk komentar.... share boleh, tapi take out with full credits... jangan diplagiat ya.... gomawo....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar